Sunday, March 27, 2005

commemoration

Tak ada matahari sedari pagi hingga sore ini. Akan tetapi juga tidak hujan. Hari yang tepat untuk melamun karena kita tidak perlu dikagetkan oleh pergantian waktu yang kentara lewat terang lalu gelap, seperti juga pagi berganti siang lalu malam. Ya, aku Cuma melamun, sepanjang pagi hingga siang. Sembari menunggu jam untuk berangkat ke Utan kayu. At least, hari ini punya tujuan hidup, yakni nonton film, yang kebetulan filmnya pernah kau ceritakan padaku. Waking Life. Film kelima Richard Linklater yang ku tonton sepanjang liburan ini. Mirip dengan beberapa film sebelumnya seperti Slackers dan Dazed and Confusion, Waking Life sangat berjejalan percakapan orang-orang. Banyak sekali quote menarik yang bisa didapat dari film itu. Aku membayangkan Richard Linklater ini mungkin orang yang pendiam, sehingga ia bisa secerewet itu di film-filmnya. Tapi aku sangat menikmatinya. Entahlah, ada semacam perasaan bahwa aku adalah one of those guys. 24 tahun aku menjalani hidup, rasanya tak beda dengan mimpi, dan hari ini bisa jadi aku sedang terbangun, tapi ketika hari sudah berganti lagi, maka hari ini menjadi mimpi, dan begitu seterusnya. Atau mungkin memang begitu, dan ketika kita mati, maka, rasanya hidup kita yang sepanjang itu, seperti sebuah mimpi semalam. Aku lebih suka menyebutnya demikian.
I know, today, it should be our day, commemorate. So I turned on Sade, I listen to Lighthouse Family, inviting Radiohead, Playing with Pink Floyd, anything that could bring you here. Bringing back the day when you said you like me ( you don't said love at that time, anyway) And I said, what if I like you too ( As if I don't), but I do like you. And that day changes us. The connection between you and me is became clearer and clearer, day by day. Not through words but kind of spiritual thing, that made me attached to you. And I am not worried about it. Because my biggest obsession within all of my attachment to you is that: I don't want to see you in vain. Pain. Despair. On top of it, I want you to be happy, with, or even without me.
Im not good in theory, you know. Im not good in making poem, either. Im just simply me. Pardonne moi. And Im afraid Im not a good lover. So will you please teach me how to love the way you want me to love you, cos I want to. Will you keep telling me your dream, read me your favorite story, sing me your music, and live me your life?
That's my wish on this commemoration day.

Oh ya, aku menemukan catatanku yang tercecer,

11 Oktober 1999:

Cinta tak perlu definisi
Biar saja dia ada dalam rasa
Jangan kau terlalu berusaha, jangan juga dibatas-batasi
Pada saatnya, Ia akan membuka jalan, yang mendekatkanmu pada jawaban.
Cukup, bukalah hatimu, dan dengarkan baik-baik, apa yang dikatakannya.
( One moment with Mumu)

1:52 PM






---------------
Laci arsip :
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005