Tuesday, March 01, 2005

melankolis, apaan tuh?

Aku tidak bisa menemukan kata yang menggebu-gebu untuk menggambarkan apa yang sedang aku buat ini, anggap saja ini email atau surat yang sedang ku kirim untuk kau baca, lalu bisa kau baca lagi, hingga berulang kali, kapanpun kau menginginkannya, atau tidak perlu kau baca lagi, jika itu yang kau inginkan.
Aku selalu menyukai surat-suratmu. Bahkan surat-surat terakhir sekalipun yang membuat dadaku sesak, mataku pedas, lalu berurai air mata. Aku masih menyimpan semua suratmu, sejak surat pertamamu 10 september 2003 yang kau kirim dengan rasa cinta dan kerinduan yang dalam.
Aku sedang sulit merangkai kata-kata, otakku macet. Bawaannyna pengin marah-marah. Mungkin warna auraku sedang merah. Tidurku tujuh jam semalam berasa seperti tujuh menit. Marah, marah, dan marah. Sedih, sedih, dan sedih, tapi nggak tau kenapa. Tanpa juntrungan. Aku sedang ingin di rumah. Ingin tidur siang. Ingin mimpi. Ingin hujan. Ingin nggak ngapa-ngapain.

12:15 PM






---------------
Laci arsip :
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005