|
Saturday, March 19, 2005
udah sembuh kok...berkat kamu, kawan dan alam...
aku sekarang udah lumayan sehat. kepala sudah segar, badan terasa lebih ringan, pikiran tidak lagi mumet. ok. dunia aku datang. sekarang tinggal sisanya; tubuh lagi nyari keseimbangannya. akh ya terima kasih buat kamu...telah mendoakan saya di salat malam-malam itu. semoga kamu masuk surga karenanya. lho kok bisa? mendoakan orang yang jelas-jelas keparat apalagi mencintainya setulus angin, wow, apalagi ganjarannya selain yang indah-indah, yang mulus-mulus, yang suka-suka... tapi sakitku ini rasanya sedikit lebih dimanja. benar aku bahkan enggak melakukan refleksi. ya dia datang, masuk ke tubuhku, ngerusak, diobatain, kalah dia, keluar entah kemana. aku lebih banyak bengong: ngapain ya, ngobrol apaan ya, enggak ada obrolan yang menarik. aku lihat orang-orang di tv saling bicara tentang sesuatu: BBM, Ambalat, Malaysia, TKI, Lambaro, Kelaparan, DPR...Kapan aku disana? tapi ngapain? nambah ketololan. enggak, aku bisa melakukan sesuatu, dengan hatiku, dengan jiwaku. ya tapi apa? masih saja aku ngjokrok di sudut. mataku tambah kunangnya. akh tidur lagi. cuman itu kayaknya, selain itu aku enggak tahu...diserap keringat, dibasuh air, dibawa angin, disembunyikan para cecak.
eh cerita dong pertama kali punya kartu kredit, pasti asyik didengerin?
3:15 PM
|
---------------
Laci arsip :
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005
|